29 November 2016

Ide Penulisan

Assalamualaikum wr. wb.

Tulisan berikut ini masih berkaitan dengan tulisan ("Semangat Menulis").
Jika kita telah mempunyai semangat untuk menulis, maka yang perlu dilakukan adalah segera menulis ide yang muncul di kepala kita. Apapun ide yang muncul, jang berpikir bahwa ide tersebut tidak layak untuk menjadi bahan tulisan.
Apapun, idenya, "harus" menjadi sebuah tulisan. Mungkin kita melihatnya kecil, tetapi ingatlah, yang kecil itu bisa menjadi sesuatu yang besar. Yang kecil itu bisa menjadi sebuah inspirasi bagi orang lain yang membacanya.
Ide itu bisa muncul dari "sesuatu" yang mungkin biasa kita atau orang lain lihat sehari-hari. Mungkin "sesuatu" itu sudah menjadi hal yang biasa saja, maka kita melihatnya juga sebagai sesuatu yang biasa. Padahal, jika kita mau merenungkan sejenak, "sesuatu" ynag biasa-biasa saja itu, bisa jadi menjadi "sesuatu" yang luar biasa.
Sehari-hari, ketika kita dalam perjalanan, kita mungkin sering melihat anak kecil menjajakan koran di pinggir jalan, atau di perempatan jalan, ketika lampu merah menyala. Atau bisa juga kita seringkali melihat anak kecil yang menjadi pemulung sedang mengais-ngais sampah di tempat sampah atau di pinggir jalan. Jika kita melihatnya sekilas, anak-anak yang berprofesi seperti itu, bukanlah sesuatu yang luar biasa. Di mana-mana, obyek seperti ini banyak ditemui.
Namun, jika kita berpikir sejenak, merenung sejenak, apa yang terjadi di balik obyek perhatian tersebut, mungkin kita bisa menemuka "sesuatu" yang luar biasa. Bagaimana kita bisa menemukan "sesuatu" di balik itu semua? Dari mana kita harus memulainya?
Cobalah kita mulai berpikir dengan menggunakan rumus 5W+1H.
1. What: Apa?
2. Who: Siapa?
3. When: Kapan?
4. Where: Dimana?
5. Why: Mengapa?
6. How: Bagaimana?

Bagaimana kita menggunakan rumus, yang sering disebut sebagai "kunci" bagi para jurnalis untuk meliput sebuah peristiwa dan menjadikannya sebagai sebuah berita itu?

Simak tulisan selanjutnya.....

Wassalamualaikum, wr. wb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar